“Sayang.....”, dengan penuh
keraguan aku berbisik.
“Iya sayang, ada apa?”, sapamu
lembut.
“Kamu mau tau?”, kembali ragu.
“Tau apa sayang? Kamu mau ngomong
sesuatu? Apa?”, Belaianmu sampai di kepalaku.
“Kamu tau keinginan seorang
perempuan atas lelakinya itu apa?”, aku memastikan.
“Hmm, kayanya aku tau. Tapi coba
jelasin keinginan versi perempuan sepertimu”, senyummu hampir
merekah total.
(Senyum malu tertahan) “Aku sama
seperti perempuan lain. Perempuanmu ini ingin diperlakukan baik-baik
oleh lelakinya. Baik dalam arti luas, sayang. Baik-baik menjaga hati
perempuannya, juga baik-baik menjaga kehormatan perempuannya.”, aku
memperjelas.
(Sedikit berpikir keras)
“Ohh.....maaf ya sayang kalau saku pernah berlaku tidak baik-baik
terhadapmu. Sebisa mungkin aku melakukannya untukmu. Tidakkah kamu
percaya? Bantu aku untuk memperlakukanmu secara baik-baik ya”,
senyum hangat lantas kecup ringan di dahi pun mendarat.
“Iya, sayang... Aku selalu coba
menghargai segala bentuk penghargaanmu untukku”, gumamku dalam
hati.
1 komentar:
Lelaki yang peka, seharusnya mengerti betul makna pekat di dalamnya...
Posting Komentar