Minggu, 24 November 2013

Bukan Gadis Lemah

Lelaki pecundang nan badboy itu hadir lagi di kehidupan gadis. Ia mengatasnamakan kepalsuan cintanya untuk gadis dengan segala tipu daya dan kemunafikannya dengan gerak yang terbilang cepat, bahkan sangat cepat. Perlahan gadis luluh, bahkan luluh dan memberikan sepenuhnya ketulusan kasih sayang dan kecintaannya pada pecundang itu. Satu bulan berlalu, dan pecundang itu pergi perlahan dalam 3 hari kemudian. 

Awalnya Gadis sangat menerima keputusan pecundang itu menjauh dan pergi untuk 'sementara' darinya dengan alasan ingin memperbaiki diri karena dia merasa tidak pantas untuk gadis yang terlalu baik dan cerdas. Namun di luar dugaan, ternyata memang bukan itu alasan utama si pecundang pergi meninggalkan gadis. Adanya perempuan lain, yang 'sangat sesuai' dengan tipekal si pecundang, itulah penyebab utamanya. Perempuan yang dipilihnya adalah perempuan yang sangat menyukai kehidupan malamnya dengan para lelaki dalam satu ruangan bersama. Entah untuk apa.

Ya, jelas gadis sangat terpukul dan menyesal telah melimpahkan ketulusan nan kebeningan hatinya untuk badboy yang tega mengkhianatinya. Beruntung sahabat-sahabat disekeliling gadis selalu mensupport agar gadis tetap berada pada poros kehidupannya semula. Gadis cerdas. Dia dengan begitu mudahnya mengembalikan poros dan alur hatinya seperti semula tanpa kehadiran pecundang itu. Dan salah satu sahabat gadis mengatakan bahwa kondisi yang seperti inilah yang menempatkan gadis sebagai pemenang hati untuk dirinya sendiri atas kemunafikan lelaki yang melepas ketulusan yang begitu mendalam. Tuhan Maha Baik terhadap umatnya.

"Terima Kasih, Tuhan...", ucapnya.

0 komentar:

 
Copyright © Daily of Love with Guelagi